Vertigo: Bukan Sekadar Pusing Biasa, Ini Penjelasan Lengkapnya
Vertigo sering disalahartikan sebagai pusing biasa. Padahal, kondisi ini memiliki penyebab dan risiko berbeda. Kenali gejala vertigo sejak dini.
2/6/20262 min read
Pendahuluan
Banyak orang menggunakan istilah pusing dan vertigo secara bergantian. Padahal, keduanya bukanlah hal yang sama. Vertigo adalah sensasi seolah-olah tubuh atau lingkungan sekitar berputar, meski sebenarnya tidak ada pergerakan sama sekali.
Karena sering dianggap hanya pusing biasa, vertigo kerap diabaikan. Padahal, kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas hidup, bahkan meningkatkan risiko jatuh jika tidak ditangani dengan tepat.
Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Vertigo
Vertigo terjadi akibat gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, terutama yang melibatkan telinga bagian dalam dan saraf keseimbangan. Sistem ini berperan penting dalam memberi informasi posisi tubuh kepada otak.
Ketika sinyal dari telinga, mata, dan otak tidak selaras, otak salah menafsirkan posisi tubuh. Akibatnya, muncul sensasi berputar, melayang, atau seperti ditarik ke satu arah tertentu.
👉 Baca juga: Vertigo vs Sakit Kepala: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati yang Tepat
Gejala Vertigo yang Sering Diabaikan
Selain sensasi berputar, vertigo sering disertai mual, muntah, keringat dingin, hingga sulit berdiri atau berjalan. Pada beberapa orang, gejala bisa muncul tiba-tiba dan sangat intens, meski hanya berlangsung beberapa menit.
Karena gejalanya bisa hilang timbul, banyak penderita menganggap vertigo tidak berbahaya. Padahal, vertigo yang sering kambuh bisa menandakan adanya gangguan keseimbangan yang perlu ditangani.
Vertigo yang Dipicu oleh Perubahan Posisi Kepala
Salah satu ciri khas vertigo adalah munculnya gejala saat posisi kepala berubah. Bangun dari tidur, menoleh mendadak, atau menunduk bisa memicu sensasi berputar yang cukup hebat.
Kondisi ini sering membuat penderita takut bergerak karena khawatir vertigo kambuh. Akibatnya, aktivitas sehari-hari menjadi terbatas.
👉 Baca juga: Kapan Pusing Biasa Harus Diwaspadai Sebagai Vertigo Serius?
Mengapa Vertigo Bisa Mengganggu Aktivitas Sehari-hari
Vertigo bukan hanya soal rasa pusing. Ketika keseimbangan terganggu, tubuh menjadi sulit dikendalikan. Risiko jatuh meningkat, terutama pada lansia atau orang dengan aktivitas tinggi.
Selain itu, rasa mual dan tidak nyaman yang menyertai vertigo sering membuat penderita sulit berkonsentrasi, bekerja, atau bahkan sekadar berdiri lama.
Vertigo yang Terjadi Berulang Kali
Vertigo yang hanya terjadi sekali mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun, jika vertigo sering kambuh, muncul tiba-tiba, atau semakin berat, kondisi ini tidak boleh diabaikan.
Vertigo berulang bisa menandakan gangguan pada telinga bagian dalam, saraf, atau sistem keseimbangan yang membutuhkan perhatian khusus.
👉 Baca juga: Cara Cepat Meredakan Vertigo di Rumah Tanpa Obat
Mengapa Vertigo Tidak Boleh Dianggap Sepele
Banyak orang belajar “beradaptasi” dengan vertigo tanpa benar-benar mencari tahu penyebabnya. Padahal, vertigo yang dibiarkan dapat meningkatkan risiko cedera akibat jatuh dan menurunkan kualitas hidup secara signifikan.
Dengan mengenali vertigo sejak dini, langkah penanganan yang tepat bisa dilakukan sebelum kondisi bertambah berat.
Kesimpulan
Vertigo bukan sekadar pusing biasa. Kondisi ini merupakan gangguan keseimbangan yang dapat memengaruhi aktivitas dan keselamatan seseorang. Sensasi berputar, mual, dan sulit menjaga keseimbangan adalah sinyal tubuh yang tidak boleh diabaikan.
Semakin cepat vertigo dikenali dan dipahami, semakin besar peluang untuk mengendalikan gejala dan mencegah kekambuhan di masa depan.
